Text
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MATARAM
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MATARAM
Diaz Azhalea Jibriel
Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram
jibrieldiaz27@gmail.com
Abstrak
Mahasiswa dengan ketahanan yang baik adalah mahasiswa yang mampu secara efektif menghadapi kondisi kemunduran, tantangan, kesulitan, dan tekanan dalam konteks akademik. Salah satu faktor yang menentukan ketahanan mahasiswa adalah dukungan sosial, yang dijelaskan sebagai cara seseorang untuk mengatasi peristiwa stres dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan ketahanan akademik mahasiswa yang sedang menjalani kuliah di preklinik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan melibatkan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram yang sedang menjalani tahap preklinik, dengan menggunakan teknik total sampling didapatkan sebanyak berjumlah 597 mahasiswa terlibat dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan skala ketahanan akademik menggunakana model ARS-30 dan skala dukungan sosial dengan model MSPSS. Penelitian ini menemukan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara jenis kelamin dengan nilai ARS (p=0.817) dan MSPSS (0.966). Perbedaan nilai ARS-30 berdasarkan angkatan tidak signifikan (p=0.146), namun terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan angkatan pada nilai MSPSS (p=0.017). Uji SpearmanRank menunjukkan adanya korelasi moderat antara dukungan sosial dan resiliensi akademik (r= 0.341, p=0.001). Dukungan sosial akan memperkuat kedua jalur utama resiliensi yang diukur ARS-30. Mahasiswa yang merasa didukung cenderung lebih gigih dalam menghadapi hambatan akademik (perseverance) dan lebih mudah mencari bantuan yang sesuai (adaptive help-seeking). Dengan demikian, dukungan sosial tidak hanya memperkuat daya tahan terhadap stres, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk membangun strategi belajar yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Dukungan Sosial, Resiliensi Akademik, Mahasiswa Kedokteran
Tidak tersedia versi lain