Text
UJI AKTIVITAS ANTIMALARIA EKSTRAK ETANOL DAUN TOMAT (Solanum lycopersicum) PADA MENCIT YANG TERINFEKSI PLASMODIUM BERGHEI
ABSTRAK
UJI AKTIVITAS ANTIMALARIA EKSTRAK ETANOL DAUN TOMAT
(Solanum lycopersicum) PADA MENCIT YANG TERINFEKSI PLASMODIUM
BERGHEI
Najwa Widad, Eva Triani, Dinie Ramdhani Kusuma
Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit umum negara tropis yang disebabkan
Plasmodium sp. Perkembangan resistensi Plasmodium terhadap obat malaria telah
mengalami peningkatan berkali-kali sehingga dibutuhkan alternatif antimalaria baru
terutama dari bahan alam, seperti daun tomat (Solanum lycopersicum). Daun tomat
mengandung flavonoid, metabolit sekunder yang dikenal bertanggung jawab atas
aktivitas antimalaria. Namun, belum ada studi yang menyatakan bahwa daun tomat
memiliki aktivitas antimalaria.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan desain
post test only control group. Kelompok mencit diinokulasikan P. berghei
intraperitoneal. Penelitian ini menggunakan metode Peter?s Test, ekstrak etanol daun
tomat dosis 1, 10, dan 100 mg/kgBB diberikan melalui oral selama 4 hari. Setiap hari
selama 6 hari dilakukan pembuatan preparat apusan darah dari ekor mencit untuk
mengamati persentase parasitemia. Hasil persentase penghambatan yang diperoleh
dianalisis secara statistik menggunakan IBM SPSS Statistic 25 untuk mengetahui nilai
ED50.
Hasil: Ekstrak etanol daun tomat menunjukkan positif mengandung flavonoid.
Penghambatan rata-rata parasitemia pada dosis 1, 10, dan 100 mg/kgBB berturut-turut
adalah 51,6%, 60,5%, dan 43,4%. Nilai ED50 didapatkan sebesar 19,1 mg/kgBB.
Kesimpulan: Daun tomat menunjukkan positif mengandung flavonoid. Dengan nilai
ED50 sebesar 19,1 mg/kgBB., daun tomat memiliki prospek yang baik sebagai
antimalaria baru.
Kata Kunci: Malaria, Daun Tomat, Plasmodium, Aktivitas Antimalariavii
ABSTRACT
ANTIMALARIAL ACTIVITY TEST OF TOMATO LEAF ETHANOL
EXTRACT (Solanum lycopersicum) IN MICE INFECTED WITH
PLASMODIUM BERGHEI
Najwa Widad, Eva Triani, Dinie Ramdhani Kusuma
Background: Malaria, a common tropical disease caused by Plasmodium sp., faces a
significant challenge due to increasing parasite resistance. This necessitates new
alternatives from natural sources like tomato leaves (Solanum lycopersicum), which
contain flavonoids known for antimalarial activity. However, no study has confirmed
this property in tomato leaves. This research aimed to investigate the potential
antimalarial activity of tomato leaf extracts.
Methods: This laboratory experimental study used a post-test-only control group
design. Mice were inoculated with P. berghei intraperitoneally. Following the Peter's
Test method, ethanolic extract of tomato leaves at doses of 1, 10, and 100 mg/kg BW
were administered orally for 4 days. Blood smears were prepared from the mice tails
for 6 days to determine parasitemia percentage. The inhibition percentages were
analyzed using IBM SPSS Statistics 25 to determine the ED50 value.
Results: The extract tested positive for flavonoids. It exhibited mean parasitemia
inhibition rates of 51.6%, 60.5%, and 43.4% at doses of 1, 10, and 100 mg/kg BW,
respectively, yielding an ED50 value of 19.1 mg/kg BW.
Conclusion: Tomato leaves tested positive for flavonoids. With an ED50 of 19.1 mg/kg
BW, tomato leaves demonstrate promising potential as a new antimalarial agent.
Keywords: Malaria, Tomato Leaf, Plasmodium, Antimalarial Activity
Tidak tersedia versi lain