Text
PENERAPAN EPDS (EDINBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE) BERBAHASA INDONESIA SEBAGAI ALAT SKRINING DEPRESI MATERNAL : STUDI KASUS PADA IBU POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NARMADA
ABSTRAK
Depresi postpartum merupakan masalah kesehatan mental yang memengaruhi ibu
pasca melahirkan. Kondisi ini dapat berisiko memengaruhi perkembangan anak dan
kesejahteraan ibu. EPDS adalah alat skrining yang digunakan untuk mendeteksi
depresi pada ibu pasca melahirkan. Namun, belum ada penelitian tentang
penggunaan EPDS dalam bahasa Indonesia di Wilayah kerja Puskesmas Narmada.
Penelitian ini bertujuan untuk menilai reliabilitas EPDS berbahasa Indonesia dalam
mendeteksi depresi maternal pada ibu postpartum di Wilayah kerja Puskesmas
Narmada. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi
kasus analitik observasional. Penelitian ini melibatkan 30 ibu postpartum yang
memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui dua kali
pengambilan dengan menggunakan instrumen EPDS berbahasa Indonesia pada dua
waktu berbeda dengan jarak minimal dua minggu dan maksimal satu bulan.
Analisis statistik dilakukan dengan melakukan Uji reliabilitas Cronbach?s Alpha
dan Uji signifkasi antar variabel yang telah ditentukan dengan hasil skor EPDS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPDS berbahasa Indonesia memiliki
reliabilitas yang baik, dengan nilai Cronbach?s Alpha 0,760 pada pengambilan data
pertama dan 0,827 pada pengambilan data kedua. Selain itu, secara garis besar tidak
ditemukan hubungan yang signifikan antara hasil skor EPDS dengan variabel usia,
pekerjaan, penghasilan, BMI, dan pendidikan ibu, meskipun terdapat sedikit
perbedaan yang menunjukkan hasil signifikan pada pengambilan data kedua terkait
usia ibu. Sehingga, didapatkan kesimpulan bahwa EPDS berbahasa Indonesia
terbukti reliabel dalam skrining depresi postpartum di Wilayah kerja Puskesmas
Narmada. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan alat
skrining depresi maternal pada ibu postpartum yang disesuaikan dengan konteks
setempat.
Kata kunci: Depresi postpartum, EPDS berbahasa Indonesia, reliabilitas, skrining,
ibu postpartumxvi
ABSTRACT
Postpartum depression is a mental health issue that affects mothers after childbirth.
This condition can pose risks to both child development and the well-being of the
mother. The EPDS is a screening tool used to detect depression in postpartum
mothers. However, there has been no research on the use of the EPDS in Indonesian
language in the working area of Narmada Health Center. This study aims to assess
the reliability of the Indonesian version of the EPDS in detecting maternal
depression in postpartum mothers in the Narmada Health Center working area. A
quantitative research method with an analytical observational case study design was
employed. The study involved 30 postpartum mothers who met the inclusion and
exclusion criteria. Data were collected through two separate assessments using the
Indonesian version of the EPDS at two different times, with a minimum interval of
two weeks and a maximum of one month. Statistical analysis was conducted using
Cronbach?s Alpha reliability test and significance tests for the variables with EPDS
scores. The results showed that the Indonesian version of the EPDS had good
reliability, with a Cronbach?s Alpha value of 0.760 for the first data collection and
0.827 for the second. Additionally, no significant relationship was found between
the EPDS scores and the variables of age, occupation, income, BMI, and education,
although a slight significant difference was observed regarding the mother's age in
the second data collection. In conclusion, the Indonesian version of the EPDS is
reliable for postpartum depression screening in the Narmada Health Center working
area. This study provides an important contribution to the development of maternal
depression screening tools tailored to the local context.
Keywords: Postpartum depression, Indonesian version of EPDS, reliability,
screening, postpartum mothers
Tidak tersedia versi lain