Text
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN BINGE EATING TERHADAP INDEKS MASSA TUBUH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS MATARAM
ABSTRAK
Hubungan Tingkat Stres dan Binge Eating terhadap Indeks Massa Tubuh
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Mataram
Arya Pradipa Airlangga Hartoyo, Emmy Amalia, Rifana Cholidah
Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran merupakan populasi yang rentan
mengalami stres akibat tuntutan akademik yang tinggi. Stres dapat memicu
perubahan pola makan, salah satunya adalah perilaku binge eating sebagai
mekanisme koping, yang selanjutnya berisiko meningkatkan Indeks Massa Tubuh
(IMT). Namun, penelitian yang secara spesifik mengkaji peran mediasi binge
eating dalam hubungan antara stres dan IMT pada mahasiswa kedokteran di
Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
antara tingkat stres dan binge eating terhadap IMT pada mahasiswa Program Studi
Pendidikan Dokter Universitas Mataram.
Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain
potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 88 mahasiswa
angkatan 2023 yang dipilih dengan metode Simple Random Sampling. Data tingkat
stres dikumpulkan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale-10 (PSS-10),
perilaku binge eating menggunakan Binge Eating Scale (BES), dan IMT dihitung
melalui pengukuran antropometri langsung. Analisis data dilakukan dengan uji
korelasi Spearman dan analisis mediasi menggunakan PROCESS Macro for SPSS.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengalami stres
sedang (72,7%). Terdapat hubungan positif yang signifikan secara statistik antara
tingkat stres dengan perilaku binge eating (b = 0,2471; p = 0,0031) , serta antara
perilaku binge eating dengan IMT (? = 0,472; p < 0,001). Tidak ditemukan
hubungan langsung yang signifikan antara tingkat stres dengan IMT (p = 0,566).
Namun, hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa perilaku binge eating secara
signifikan memediasi hubungan antara tingkat stres dan IMT (Efek tidak langsung
= 0,1374; Bootstrapped 95% CI [0,0278, 0,2419]).
Kesimpulan: Perilaku binge eating terbukti secara signifikan memediasi hubungan
antara tingkat stres dengan Indeks Massa Tubuh. Peningkatan stres tidak secara
langsung berhubungan dengan kenaikan IMT, melainkan melalui peningkatan
kecenderungan perilaku binge eating yang kemudian berkontribusi pada
peningkatan IMT.
Kata Kunci: Tingkat stres, binge eating, indeks massa tubuh, mahasiswa
kedokteranx
ABSTRACT
The Correlation Between Stress Levels, Binge Eating, and Body Mass Index
Among Medical Students at the University of Mataram
Arya Pradipa Airlangga Hartoyo, Emmy Amalia, Rifana Cholidah
Background: Medical students are a population vulnerable to stress due to high
academic demands. Stress can trigger changes in eating patterns, including binge
eating behavior as a coping mechanism, which subsequently increases the risk of a
higher Body Mass Index. However, research specifically examining the mediating
role of binge eating in the relationship between stress and BMI among medical
students in Indonesia is still limited. This study aims to determine the correlation
among stress levels, binge eating, and BMI of students in the Medical Doctor Study
Program at the University of Mataram.
Methods: This study was an observational analytic study with a cross-sectional
design. The research sample consisted of 88 students from the 2023 cohort, selected
using the Simple Random Sampling method. Stress level data were collected using
the Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) questionnaire, binge eating behavior was
assessed using the Binge Eating Scale (BES), and BMI was calculated through
direct anthropometric measurements. Data were analyzed using the Spearman
correlation test and mediation analysis with the PROCESS Macro for SPSS.
Results: The results showed that the majority of students experienced moderate
stress (72,7%). There was a significant positive correlation between stress levels
and binge eating behavior (b = 0,2471; p = 0,0031), as well as between binge eating
behavior and BMI (? = 0,472; p < 0,001). No significant direct relationship was
found between stress levels and BMI (p = 0,566). However, the mediation analysis
revealed that binge eating significantly mediated the relationship between stress
levels and BMI (Indirect Effect = 0,1374; Bootstrapped 95% CI [0,0278; 0,2419]).
Conclusion: Binge eating was found to significantly mediate the relationship
between stress levels and Body Mass Index. Increased stress is not directly
associated with an increase in BMI, but rather through an increased tendency for
binge eating behavior, which then contributes to a higher BMI.
Keywords: Stress level, binge eating, body mass index, medical students
Tidak tersedia versi lain