Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of HUBUNGAN PENYAKIT PENYERTA DENGAN DERAJAT
KEPARAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA
PASIEN ANAK DI PULAU LOMBOK
Penanda Bagikan

Text

HUBUNGAN PENYAKIT PENYERTA DENGAN DERAJAT KEPARAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA PASIEN ANAK DI PULAU LOMBOK

Baiq Bunga Citra Pratiwi - Nama Orang;

ABSTRAK
HUBUNGAN PENYAKIT PENYERTA DENGAN DERAJAT
KEPARAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA
PASIEN ANAK DI PULAU LOMBOK
Baiq Bunga Citra Pratiwi, Dewi Suryani, Mohammad Rizki
Latar belakang. Nusa Tenggara Barat menempati posisi ke 7 dengan jumlah
kasus demam berdarah dengue (DBD) terbanyak di Indonesia. Jumlah kasus DBD
di NTB cenderung berfluktuasi setiap tahunnya. Kasus DBD di Indonesia paling
sering menyerang anak-anak yang berusia 5-14 tahun. Keberadaan penyakit
penyerta merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan keparahan DBD.
Tujuan. Untuk mengetahui hubungan antara keberadaan penyakit penyerta
dengan derajat keparahan DBD pada pasien anak di Pulau Lombok.
Metode. Penelitian ini berupa penelitian retrospektif case control dengan
menggunakan data rekam medis pasien severe dengue dan non-severe dengue
berusia 0?18 tahun. Penyakit penyerta dianalisis dengan uji chi square. Pada
penelitian ini, penyakit penyerta yang diteliti yang stunting, obesitas, dan
Ventricular septal defect.
Hasil. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p ? 0,05 yang berarti tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara keberadaan penyakit penyerta dengan tingkat
keparahan DBD pada pasien anak di Pulau Lombok. Ragam penyakit penyerta
terbanyak yang ditemukan pada penelitian ini yaitu stunting. Manifestasi klinis
tersering yaitu demam.
Kesimpulan. Keberadaan penyakit penyerta tidak berhubungan secara signifikan
dengan derajat keparahan DBD pada pasien anak di Pulau Lombok. Hal ini
kemungkinan dipengaruhi oleh jumlah sampel yang dibutuhkan tidak terpenuhi
sehingga kekuatan uji statistik menjadi rendah dan berpotensi menurunkan
validitas hasil penelitian. Faktor risiko lain di luar penyakit penyerta kemungkinan
lebih berperan dalam menentukan beratnya penyakit dan perlu diteliti lebih lanjut.
Kata kunci: DBD, penyakit penyerta, severe dengueviii
ABSTRACT
THE ASSOCIATION BETWEEN COMORBIDITIES AND SEVERITY OF
DENGUE AMONG CHILDREN PATIENTS IN LOMBOK ISLAND
Baiq Bunga Citra Pratiwi, Dewi Suryani, Mohammad Rizki
Backgorund. West Nusa Tenggara ranks seventh in Indonesia for the highest
number of dengue fever (DHF) cases. The number of DHF cases in NTB tends to
fluctuate annually. DHF cases in Indonesia most often affect children aged 5-14.
The presence of comorbidities is one factor that can increase the severity of DHF.
Objective. To determine the relationship between the presence of comorbidities
and the severity of DHF in pediatric patients on Lombok Island.
Methods. This retrospective case-control study used medical records from severe
and non-severe dengue patients aged 0?18 years. Comorbidities were analyzed
using the chi-square test. The comorbidities studied were stunting, obesity, and
ventricular septal defect.
Result. The chi-square test results showed a p-value ? 0.05, indicating no
significant association between the presence of comorbidities and the severity of
dengue fever in pediatric patients on Lombok Island. The most common
comorbidity found in this study was stunting, with fever being the most common
clinical manifestation.
Conclusion. The presence of comorbidities was not significantly associated with
dengue fever severity in pediatric patients on Lombok Island. This was likely
influenced by the insufficient sample size, resulting in low statistical power and
potentially compromising the validity of the study results. Other risk factors
beyond comorbidities likely play a more significant role in determining disease
severity and warrant further investigation.
Keywords : DHF, comorbid, severe dengue


Ketersediaan
#
Perpustakaan FKIK Unram DTS 610 Bai h 2026
20263033
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1381
Penerbit
Mataram : FKIK Unram., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Bai h 2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI 2026
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?