Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS KEBUTUHAN PENINGKATAN KAPASITAS
KESIAPSIAGAAN PETUGAS PELABUHAN DALAM PENANGANAN
WABAH EMERGING DAN RE-EMERGING INFECTIOUS DISEASE DI
PELABUHAN LEMBAR, LOMBOK BARAT
Penanda Bagikan

Text

ANALISIS KEBUTUHAN PENINGKATAN KAPASITAS KESIAPSIAGAAN PETUGAS PELABUHAN DALAM PENANGANAN WABAH EMERGING DAN RE-EMERGING INFECTIOUS DISEASE DI PELABUHAN LEMBAR, LOMBOK BARAT

Ni Made Saithanya Gitanjali Dhevi - Nama Orang;

ABSTRAK
Analisis Kebutuhan Peningkatan Kapasitas Kesiapsiagaan Petugas
Pelabuhan Dalam Penanganan Wabah Emerging Dan Re-Emerging
Infectious Disease Di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat
Ni Made Saithanya Gitanjali Dhevi, Dr. dr. E. Hagni Wardoyo Sp.MK,K.,
Sp.KL,K, Dr. dr. Ida Ayu Eka Widiastuti, M.Fis., Sp.KL, Subsp. PH
Latar Belakang : Pelabuhan Lembar menunjukkan peningkatan aktivitas yang
signifikan, dengan jumlah penumpang tercatat sebanyak 35.090 orang pada tahun
2020, meningkat menjadi 83.026 orang pada tahun 2021, dan 108.078 orang pada
tahun 2022. Peningkatan mobilitas tersebut meningkatkan potensi masuknya
penyakit menular sehingga menuntut penguatan kesiapsiagaan yang terencana dan
terorganisir dalam rangka pencegahan dan respons terhadap ancaman penyakit.
Tujuan : Untuk menganalisis kebutuhan peningkatan kapasitas kesiapsiagaan
petugas pelabuhan dalam penanganan wabah emerging dan re-emerging infectious
disease di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Metode : Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD)
yang kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam. Jumlah informan dalam
penelitian ini terdiri atas 11 orang pada FGD dan 1 orang pada wawancara
mendalam.
Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan petugas Pelabuhan Lembar
telah memenuhi beberapa komponen WHO dan IHR (2005). Pelaksanaannya masih
menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan sumber daya manusia,
logistik, dan anggaran, rendahnya frekuensi pelatihan dan simulasi, sifat respons
yang masih reaktif, kurang optimalnya koordinasi antarlembaga, serta belum
terintegrasinya sistem digital secara efektif.
Kesimpulan : Diperlukan penguatan kapasitas di Pelabuhan Lembar untuk
meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman penyakit emerging dan reemerging.
Kata Kunci : Kesiapsiagaan, Peningkatan kapasitas, Emerging infectious disease,
Re-emerging infectious disease, Pelabuhan.viii
ABSTRACT
Analysis of Capacity-Building Needs for Port Officers? Preparedness in
Handling Emerging and Re-Emerging Infectious Disease Outbreaks at Lembar
Port, West Lombok
Ni Made Saithanya Gitanjali Dhevi, Dr. dr. E. Hagni Wardoyo Sp.MK,K.,
Sp.KL,K, Dr. dr. Ida Ayu Eka Widiastuti, M.Fis., Sp.KL, Subsp. PH
Background: Lembar Port has experienced a significant increase in activity, with
the number of passengers recorded at 35,090 in 2020, rising to 83,026 in 2021, and
reaching 108,078 in 2022. This growing mobility heightens the potential entry of
infectious diseases, thereby requiring strengthened, well-planned, and wellorganized preparedness efforts for the prevention and response to emerging health
threats.
Objective: To analyze the capacity-building needs for enhancing the preparedness
of port officers in handling emerging and re-emerging infectious disease outbreaks
at Lembar Port, West Lombok.
Methods: Data were collected through a Focus Group Discussion (FGD) followed
by an in-depth interview. The study involved 11 informants in the FGD and 1
informant in the in-depth interview.
Results: The study shows that the preparedness of officers at Lembar Port has met
several components of WHO and IHR (2005). Its implementation still faces various
challenges, including limited human resources, logistics, and budget; low frequency
of training and simulations; a predominantly reactive response; suboptimal interagency coordination; and the ineffective integration of digital systems.
Conclusion: Strengthening capacity at Lembar Port is required to improve
preparedness for emerging and re-emerging disease threats.
Keywords: Preparedness, Capacity building, Emerging infectious diseases, Reemerging infectious diseases, Port


Ketersediaan
#
Perpustakaan FKIK Unram DTS 610 Nim a 2026
20263063
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1411
Penerbit
Mataram : FKIK Unram., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Nim a 2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI 2026
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?