Text
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT PADA DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli ATCC 25922
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI KLOROFORM PADA DAUN
THE HIJAU (Camellia sinensis L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli
ATCC 25922
Rizki Ary Dwiandika1, Neneng Rachmalia Izzatul Mukhlishah 1, Metta
Octora 1
1Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram
ABSTRAK
Latar Belakang: Infeksi Escherichia coli merupakan masalah kesehatan global
yang berkontribusi signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas. Di Indonesia, E.
coli menempati posisi kedua bakteri yang paling sering diisolasi, dengan tingkat
resistensi tinggi terhadap berbagai antibiotik, termasuk ESBL, karbapenem,
ST131, dan colistin. Tingginya resistensi antibiotik menunjukkan perlunya
alternatif antibakteri berbahan alam, salah satunya ekstrak daun teh hijau
(Camellia sinensis).
Tujuan: Menganalisis aktivitas antibakteri fraksi etil asetat Camellia sinensis L.
terhadap Escherichia coli ATCC 25922.
Metode: Daun teh hijau diekstraksi menggunakan etanol melalui metode
maserasi dan difraksinasi dengan etil asetat menggunakan metode cair-cair. Fraksi
etil asetat diuji aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi cakram pada
konsentrasi 12,5%, 50%, 100%, dan 200%, dengan kontrol positif Cefotaxime
dan kontrol negatif DMSO. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis
dan uji lanjut Dunn.
Hasil: Median zona hambat fraksi etil asetat pada konsentrasi 12,5 mg/ml, 50
mg/ml, 100 mg/ml, dan 200 mg/ml berturut-turut adalah 0 mm, 2,5 mm, 3 mm,
dan 4,5 mm. Kontrol positif menghasilkan median 23 mm, sedangkan kontrol
negatif 0 mm. Secara statistik, fraksi 100 mg/ml dan 200 mg/ml berbeda
signifikan dengan kontrol negatif (p 0,05)..
Kesimpulan: Fraksi etil asetat Camellia sinensis memiliki aktivitas antibakteri
terhadap E. coli dengan kategori lemah namun menunjukkan potensi untuk
dikembangkan lebih lanjut.
Kata kunci: akivitas antibakteri, Camellia .sinensis L, fraksi etil asetat, E.coli
Tidak tersedia versi lain