Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI KLOROFORM PADA DAUN
TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) TERHADAP Escherichia coli ATCC
25922
Penanda Bagikan

Text

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI KLOROFORM PADA DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) TERHADAP Escherichia coli ATCC 25922

Elsa Indah Suryani - Nama Orang;

ABSTRAK
Latar Belakang: Eschericia coli merupakan bakteri yang sering menjadi penyebab
infeksi dan telah menunjukkan peningkatan resistensi terhadap antibiotik. Hal ini
disebabkan oleh kecepatan penemuan antibiotik sintetis tidak secepat mutasi dari
bakteri sehingga di perlukan antibiotik alternatif untuk mengatasi hal tersebut.
Tanaman daun teh hijau C. sinensis L diketahui mengandung senyawa bioaktif yang
berpotensi sebagai antibakteri. Pemilihan metode ekstraksi, fraksinasi, dan pelarut
yang tepat dapat menarik senyawa bioaktif yang terkandung dalam C.sinensis L.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran aktivitas fraksi
kloroform daun teh hijau C. sinensis L terhadap Escherichia coli ATCC 25922.
Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan rancangan penelitian
post test only with control group design. Metode yang digunakan adalah difusi
cakram dengan konsentrasi 12,5 mg/ml, 50 mg/ml, 100 mg/ml, dan 200 mg/ml,
kontrol positif (Cefotaxime) dan kontrol negatif (DMSO) 10%. Dilakukan uji
antibakteri sebanyak lima replikasi dan aktivitas antibakteri ditunjukkan dari
terbentuknya zona hambat. Uji statistik dilakukan menggunakan Kruskal-Walis dan
Dunn test untuk mengetahui kelompok mana yang berbeda secara signifikan.
Hasil: Fraksi kloroform dengan konsentrasi 12,5 mg/ml, 50 mg/ml, 100 mg/ml, dan
200 mg/ml secara berurutan memiliki rata-rata diameter zona hambat yakni, (0?0
mm), (5,?4,3 mm), (0?0), dan (8,3?6,5). Rata-rata diameter zona hambat yang
terbentuk pada Cefotaxime adalah (26,7?3,6mm) dan pada DMSO tidak terbentuk
zona hambat. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dari
konsentrasi fraksi kloroofrm C. sinensis L, Cefotaxime dan DMSO (p-


Ketersediaan
#
Perpustakaan FKIK Unram DTS 610 Els u 2026
20263095
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1443
Penerbit
Mataram : FKIK Unram., 2026
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Els u 2026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KTI 2026
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?