Text
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN ANEMIA DENGAN SIKLUS PERDARAHAN MENSTRUASI PADA SISWI DI SMAN 1 MATARAM
ABSTRAK
Hubungan antara Kejadian Anemia dengan Siklus Pendarahan Menstruasi
pada Siswi di SMAN 1 Mataram.
Qashrina Vania, Ario Danianto, Ika Primayanti
Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi
tinggi pada remaja putri, terutama di negara berkembang. Kondisi ini ditandai
dengan penurunan kadar hemoglobin sehingga kemampuan darah mengangkut
oksigen berkurang. Remaja putri menjadi kelompok rentan karena kebutuhan gizi
meningkat pada masa pertumbuhan, ditambah kehilangan darah saat menstruasi.
Data nasional menunjukkan prevalensi anemia pada remaja terus meningkat,
termasuk di Nusa Tenggara Barat yang menempati angka cukup tinggi. Anemia
tidak hanya berdampak pada kesehatan umum, tetapi juga dapat memengaruhi
keteraturan siklus menstruasi dan kualitas hidup remaja putri. Oleh karena itu,
penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kejadian anemia
dengan siklus perdarahan menstruasi pada siswi remaja putri.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara kejadian anemia dengan siklus
perdarahan menstruasi pada siswi di SMAN 1 Mataram.
Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain
potong lintang (cross-sectional). Teknik pengambilan sampel menggunakan
metode non-random sampling dengan pendekatan purposive random sampling dan
dengan total responden 37 orang. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan kadar
hemoglobin menggunakan tes cepat hemoglobin serta kuesioner terkait pola siklus
menstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher?s Exact untuk menilai
hubungan antara anemia dan siklus perdarahan menstruasi.
Hasil: Jumlah total responden sebanyak 37 orang. Persentase dengan siklus
menstruasi normal sebanyak 21 orang (56,7%), siklus menstruasi tidak normal
sebanyak 16 orang (43,3%), tidak anemia sebanyak 30 orang (81%), dan anemia
sebanyak 7 orang (19%).
Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kejadian anemia dengan siklus
perdarahan menstruasi pada siswi SMAN 1 Mataram.
Kata Kunci: Anemia, Siklus Menstruasi, Kadar Hemoglobin, Remaja Putriviii
ABSTRACT
The Relationship between Anemia and Menstrual Bleeding Cycles among
Female Students at SMAN 1 Mataram
Qashrina Vania, Ario Danianto, Ika Primayanti
Background: Anemia is a global health problem with a high prevalence among
adolescent girls, particularly in developing countries. This condition is
characterized by decreased hemoglobin levels, which reduce the blood?s oxygencarrying capacity. Adolescent girls are considered a vulnerable group due to
increased nutritional demands during growth, combined with regular blood loss
during menstruation. National data show that the prevalence of anemia among
adolescents continues to rise, including in West Nusa Tenggara, which records
relatively high rates. Anemia not only affects general health but may also influence
menstrual cycle regularity and the quality of life of adolescent girls. Therefore, this
study was conducted to determine the relationship between anemia and menstrual
bleeding cycle among female students.
Objective: The aim of this study was to determine the association between anemia
and menstrual bleeding cycles among students at SMAN 1 Mataram.
Methods: This study was an observational analytic research with a cross-sectional
design. Sampling was carried out using a non-random purposive sampling
technique, with a total of 37 respondents. Data were collected through hemoglobin
level examinations using a rapid hemoglobin test and questionnaires related to
menstrual cycle patterns. Data analysis was performed using Fisher?s Exact test to
assess the relationship between anemia and menstrual bleeding cycles
Results: The total number of respondents was 37. Of these, 21 students (56.7%)
had normal menstrual cycles, while 16 students (43.3%) experienced irregular
cycles. In terms of anemia status, 30 students (81%) were non-anemic, and 7
students (19%) were anemic.
Conclusion: There is a significant relationship between anemia and menstrual
bleeding cycles among female students at SMAN 1 Mataram.
Keywords: Anemia, Menstrual Cycle, Hemoglobin Levels, Adolescent Girls
Tidak tersedia versi lain