Perpustakaan FKIK Unram

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of UJI TOKSISITAS INFUSA DAUN MAKASAR
(Brucea javanica (L.) merr) DENGAN METODE BSLT
(Brine Shrimp Lethality Test)
Penanda Bagikan

Text

UJI TOKSISITAS INFUSA DAUN MAKASAR (Brucea javanica (L.) merr) DENGAN METODE BSLT (Brine Shrimp Lethality Test)

Lalu Denendra Praditama - Nama Orang;

UJI TOKSISITAS INFUSA DAUN MAKASAR
(Brucea javanica (L.) merr) DENGAN METODE BSLT
(Brine Shrimp Lethality Test)
Lalu Denendra Praditama
ABSTRAK
Indonesia memiliki keanekaragaman dan kelimpahan sumber daya alam
tumbuhan yang telah terverifikasi sekitar 80% sebagai tanaman obat. Tumbuhan
makasar (Brucea javanica (L.) merr) merupakan salah satu tanaman obat yang
dikenal berkhasiat untuk mengobati indikasi diare, demam, sakit gigi, dan malaria.
Daun makasar memiliki aktivitas farmakologis sebagai antidiabetes yang dapat
ditemukan dalam bentuk olahan infusa. Tumbuhan dapat diolah menjadi suatu
ramuan obat melalui teknik infusa yang relatif sederhana, efektif, dan efisien
dalam pengaplikasiannya. Namun, belum ada kajian terkait ketoksikan infusa
daun makasar. Toksisitas adalah kemampuan dari suatu senyawa kimia dalam
kuantitas yang dapat menyebabkan efek kerusakan terhadap organisme yang
terpapar substansi tersebut. Sehingga, penelitian ini akan menguji dan menentukan
kategori tingkat toksisitas infusa daun makasar demi menjamin keamanannya
sebagai bahan konsumtif. Metode yang digunakan adalah dengan Brine Shrimp
Lethality Test (BSLT) menggunakan udang air asin (Artemia salina) sebagai
subjek uji. Data yang diperoleh meliputi % mortalitas yang digunakan dalam
mencari nilai probit dan Lethality Concentration 50 (LC50). Nilai LC50 adalah
parameter yang diukur untuk menentukan kategori tingkat toksisitas infusa daun
makasar. Hasil perhitungan LC50 memperoleh nilai sebesar 70.79 ppm yang
menunjukkan bahwa toksisitas dari ekstrak infusa daun makasar berdasarkan teori
Clarkson termasuk ke dalam kategori sangat toksik (0 - 100 ppm). Identifikasi
fitokimia secara kualitatif dengan metode uji warna memperoleh hasil berupa
tanda positif senyawa metabolit sekunder (SM) flavonoid dan tanin. Diduga,
kematian A.salina disebabkan oleh efek toksik dari aktivitas senyawa SM
flavonoid dan tanin.
Kata kunci: Toksisitas, Infusa, Brucea javanica (L.) merr, BSLT (Brine Shrimp
Lethality Test)viii
TOXICITY TEST OF MAKASAR LEAF INFUSA
(Brucea javanica (L.) merr) BY BSLT METHOD (Brine Shrimp Lethality
Test)
Lalu Denendra Praditama
ABSTRACT
Indonesia has a diversity and abundance of plant natural resources that
have been verified about 80% as medicinal plants. The makasar plant (Brucea
javanica (L.) merr) is one of the medicinal plants known to be efficacious for
treating indications of diarrhea, fever, toothache, and malaria. Makasar leaves
have pharmacological activity as antidiabetics that can be found in the form of
processed infusions. Plants can be processed into a medicinal herb through
infusion techniques that are relatively simple, effective, and efficient in their
application. However, there are no studies related to the toxicity of macassar leaf
infusa. Toxicity is the ability of a chemical compound in a quantity that can cause
damaging effects on organisms exposed to the substance. Thus, this study will test
and determine the category of toxicity level of macassar leaf infusa to ensure its
safety as a consumptive material. The method used is the Brine Shrimp Lethality
Test (BSLT) using brine shrimp (Artemia salina) as the test subject. The data
obtained includes % mortality which is used in finding the probit value and
Lethality Concentration 50 (LC50). The LC50 value is a parameter measured to
determine the category of toxicity level of macassar leaf infusa The LC50
calculation results obtained a value of 70.79 ppm which indicates that the toxicity
of macassar leaf infusa extract based on Clarkson's theory is included in the
highly toxic category (0 - 100 ppm). Qualitative identification of phytochemicals
using color test methods yielded positive results for flavonoid and tannin
secondary metabolite compounds. Presumably, the death of A. salina was caused
by the toxic effects of the activity of SM flavonoids and tannins.
Key words: Toxicity, Infusa, Brucea javanica (L.) merr, BSLT (Brine Shrimp
Lethality Test)


Ketersediaan
#
Location name is not set Location name is not set
20254077
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
429
Penerbit
Mataram : Farmasi FKIK Unram., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
DTS 610 Lal u F.2025
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SKRIPSI 2025
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan FKIK Unram
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan FK Universitas Mataram menggunakan Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System).

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?