Text
EVALUASI INDEKS MELANIN KULIT PADA APLIKASI TOPIKAL SEDIAAN EMULGEL DAN KRIM EKSTRAK HERBA ASHITABA (Angelica keiskei)
EVALUASI INDEKS MELANIN KULIT PADA APLIKASI TOPIKAL
SEDIAAN EMULGEL DAN KRIM EKSTRAK HERBA ASHITABA
(Angelica keiskei)
Adila Rizkika
ABSTRAK
Ashitaba (Angelica keiskei) merupakan tanaman dari famili Apiaceae yang dikenal
memiliki aktivitas farmakologis seperti antioksidan dan depigmentasi. Kandungan
flavonoid utama seperti xanthoangelol dan 4-hydroxyderricin berperan dalam
menghambat enzim tirosinase yang berfungsi pada proses pembentukan melanin
kulit. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh aplikasi topikal sediaan
emulgel dan krim ekstrak herba ashitaba terhadap indeks melanin kulit
menggunakan Mexameter?. Penelitian menggunakan desain pre?post test dengan
pengukuran indeks melanin sebelum aplikasi (T0), 120 menit (T1) dan 240 menit
(T2) setelah aplikasi dengan pembanding berupa vaselin, basis sediaan dan larutan
ekstrak. Subjek penelitian terdiri dari relawan sehat berusia 18?25, tidak memiliki
luka atau alergi kulit, tidak sedang menggunakan produk pencerah kulit dua minggu
sebelum penelitian, serta tidak memiliki riwayat penyakit kulit kronis. Perlakuan
dilakukan dengan mengoleskan sediaan emulgel ekstrak ashitaba (EEA) dan krim
ekstrak ashitaba (KEA) pada area kulit lengan bawah berukuran 3?3 cm. Data hasil
pengukuran dianalisis menggunakan SPSS versi 25 dengan tingkat kepercayaan
95%. Pada kelompok emulgel, rerata nilai indeks melanin pada T0 dan T2 terjadi
peningkatan yang bermakna (p = 0,03). Pada kelompok krim, rerata nilai indeks
melanin mengalami peningkatan bermakna antara T0 dan T2 (p = 0,03). Tidak
terdapat perbedaan bermakna antara kedua sediaan dibandingkan dengan vaselin,
basis sediaan dan larutan ekstrak dalam memengaruhi indeks melanin (p>0,05).
Hasil penelitian menunjukkan sediaan emulgel dan krim ekstrak herba ashitaba 3%
belum menunjukkan kemampuan dalam menurunkan indeks melanin kulit hingga
240 menit setelah aplikasi.
Kata kunci: Ashitaba (Angelica keiskei), emulgel, krim, indeks melanin,
Mexameter?, pencerah kulit.viii
EVALUATION OF SKIN MELANIN INDEX ON TOPICAL APPLICATION
OF EMULGEL AND CREAM FORMULATIONS CONTAINING
ASHITABA (Angelica keiskei) HERB EXTRACT
Adila Rizkika
ABSTRACT
Ashitaba (Angelica keiskei) is a member of the Apiaceae family known to possess
pharmacological activities, including antioxidant and depigmenting effects. Major
flavonoid compounds such as xanthoangelol and 4-hydroxyderricin inhibit the
tyrosinase enzyme involved in skin melanin formation. This study aimed to evaluate
the effect of topical application of ashitaba herb extract emulgel and cream
formulations on skin melanin index using Mexameter?. The study employed a pre?
post test design by measuring melanin index before application (T0), at 120 minutes
(T1), and 240 minutes (T2) after application, using vaseline, formulation bases, and
extract solution as comparators. Study subjects consisted of healthy volunteers aged
18?25 years without skin wounds, allergies, use of skin-lightening products within
two weeks before the study, or history of chronic skin diseases. Treatments were
administered by applying ashitaba extract emulgel (EEA) and ashitaba extract
cream (KEA) to a 3 ? 3 cm area on forearm skin. Measurement data were analyzed
using SPSS version 25 with a 95% confidence level. In the emulgel group, mean
melanin index showed a significant increase between T0 and T2 (p = 0.03). In the
cream group, mean melanin index also significantly increased between T0 and T2
(p = 0.03). No significant differences were found between both formulations,
vaseline, formulation bases, and extract solution in affecting melanin index
(p>0.05). Results indicated that 3% ashitaba herb extract emulgel and cream
formulations had not demonstrated the ability to reduce skin melanin index within
240 minutes after application.
Keywords: Ashitaba (Angelica keiskei), emulgel, cream, melanin index,
Mexameter?, skin lightening.
Tidak tersedia versi lain